Pada Teknik Arsiran Jika Cahaya Sedikit Maka - Full Image Site Link
Inti dari teknik ini adalah kontras . Jika cahaya sedikit, maka arsiran harus dibuat pekat dan gelap untuk menciptakan dimensi visual yang realistis, sehingga mata penonton dapat membedakan mana bagian yang menonjol (terkena cahaya) dan mana bagian yang mencekung atau tertutup (bayangan).
Bayangan yang jatuh pada permukaan lain di bawah atau di samping objek. Bayangan ini biasanya memiliki arsiran paling gelap dan tajam. 5. Penurunan Kontras Detail Inti dari teknik ini adalah kontras
Area tergelap pada objek itu sendiri karena tidak terjangkau cahaya sama sekali. Bayangan ini biasanya memiliki arsiran paling gelap dan
Dalam teknik arsiran, intensitas cahaya adalah faktor utama yang menentukan nilai gelap-terang suatu gambar. Secara mendasar, prinsipnya adalah: Dalam teknik arsiran, intensitas cahaya adalah faktor utama
Dalam kondisi cahaya sedikit, seniman biasanya beralih ke pensil dengan kode "B" yang lebih tinggi (seperti 4B, 6B, hingga 8B). Pensil kategori ini memiliki inti yang lebih lunak dan hitam, sehingga memudahkan proses penciptaan area gelap yang solid tanpa merusak tekstur kertas. 4. Terbentuknya Bayangan (Shadows)
Jika cahaya sedikit, area tersebut masuk dalam kategori shadow (bayangan). Anda perlu menambah kerapatan garis (misalnya dengan teknik cross-hatching ) agar bidang tersebut terlihat lebih pekat. Semakin rapat garis yang dibuat, semakin sedikit permukaan kertas putih yang terlihat, sehingga tercipta kesan gelap yang dalam. 2. Penggunaan Tekanan Pensil yang Lebih Kuat
